misteri, pudak sari (5)

Misteri:

—–ada foto—-

#Obsesi Membangun Wisata Mistik di Karangasem (5)#

Babai Penyakit Gaib, Hasil Selingkuh Antar Leak

Sesungguhnya berkumpulnya para penganut ilmu leak, dapat disaksikan dari puncak Bukit Pudak Sari, di Banjar Alastunggal, Desa Duda, Kecamatan Selat, Karangasem, bukan semata-mata menghadiri paruman (sangkepan) yang merupakan acara rutin setiap 15 hari sekali, juga terjadi perselingkuhan antar leak. Sebab, para penganut ilmu hitam itu, jika di siang hari hanya terlihat wajah-wajah tua.  Tetapi di malam hari, nampak hingar bingar,  cantik jelita berbaur dengan para penganut ilmu pangiwa yang tampan.

Di situlah terjadi perselingkuhan, antara satu dengan lainnya. Sehingga tak terasa, bercengkrama dari pukul 20.00-03.00 Wita. Sebab, lokasinya sangat memungkinkan, jauh dari intaian warga masyarakat, jauh dari pemukiman, lokasinya di lerang bukit yang tersembunyi.

Di Bukit Pudak Sari itu sendiri ada tiga bukit, bagian utara, timur dan barat. Juga ada lembah, dan ngarai. Ke arah selatan panoramanya berupa Teluk Labuhan Amuk, ke utara terlihat Gunung Agung.

Jalinan cinta di dunia maya yang  dianut para penekun ilmu leak, teluh, teranjana atau moro, semakin bersemi dan kian mesra. “Bahkan terjadi free seks. Makanya ada istilah bebai anak leak, ya itu tadi, hasil hubungan seks antar leak,” jelas paranormal I Wayan Dite Wijaya, yang kerkali-kali menyaksikan pertemuan antar leak dari puncak Bukit Pudak Sari, dituturkan kepada NusaBali di kediamannya, belum lama ini.

Dite mengaku pernah dapat  cerita mengenai pengalaman berpetualangan malam, dari salah seorang kerabatnya yang berprofesi sebagai balian pangiwa. Kerabatnya itu terlibat langsung dalam pergulatan cinta secara gaib. Hanya saja, balian pangiwa itu, tak mau larut dalam cinta palsu yang disulap dalam wujud maya.

Salah satu siasatnya kata Dite, di malam hari, balian pangiwa tersebut membekali diri dengan sirih dan kapur. Begitu bertemu pacarnya yang dilihat cantik jelita, maka memadu janji agar bersedia bertemu di suatu tempat di siang hari. Sebelum berpisah, balian pangiwa ini tak lupa menggoreskan tapak dara menggunakan kapur sirih di punggung pacarnya.

Keesokan harinya setelah bertemu di dunia nyata, ternyata bekas kapur sirih itu masih nampak jelas, sedangkan wajah penganut ilmu hitam itu, terlihat tua dan keriput. Kontan saja balian pangiwa itupun langsung lari, merasa jijik.

Tetapi pengertian babai panak (anak) leak, versi dr Ngurah Nala MPH, dalam buku Usada Bali diterbitkan PT Usada Sastra Denpasar, setebal 271 halaman, merupakan sarana penyakit yang dibuat dari raga janin dan kanda pat.

Janin itu, tulis Ngurah Nala, dikeringkan, kemudian dibawa ke kuburan di hari Kajeng Kliwon, dimohonkan kepada Ida Batari Durga, agar diberikan kekuatan. Jika permohonan dipenuhi, janin itu memperlihatkan tanda-tanda kehidupan. Maka sejak itu disebut rare Wong, bayi manusia. Sejak itu pula bayi tersebut menjadi babai. Babai itu juga setiap hari Purnama, Tilem dan Kajeng Kliwon disuguhi sasajen. Dan babai itu sewaktu-waktu siap dikirim pemiliknya digunakan membencanai orang lain. i wayan nantra

Foto: lokasi selingkuh antar leak, lahirkan babai

Tags:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: